Penipuan SMS

0
447

Belakangan ini sangat marak berita tentang penipuan SMS di kalangan masyarakat. Mungkin hampir semua pengguna telepon genggam pernah mengalami. Saya pun sudah puluhan kali menerima sms hoax. Contoh yang paling sering kita jumpai adalah sms mama minta pulsa “Tolong belikan dulu mama pulsa 20ribu di nomor barunya mama, ini nomornya 081343777043.skarang penting”. Bisa ditebak rata-rata hampir semua orang pernah dapat sms seperti ini.

Awal mula sms minta pulsa kalo tidak salah pertama dikirimkan ke nomer simpati area jakarta. Karena kebetulan waktu pertama kali penyebaran saya punya nomer simpati baru area jakarta, jadi langsung dapat informasi sms tersebut, dan waktu itu cukup banyak korbannya karena baru pertama kali.

Baru-baru ini ada berita yang menghebohkan ditangkapnya sindikat penipuan yang terdiri dari 177 warga negara asing. Bisa kita lihat di setiap liputan berita cetak/elektronik pasti dibahas tentang sindikat ini. Cuma saya curiga masak sebanyak itu pelakunya, hanya untuk sms “mama minta pulsa”.

Ternyata benar, muncul keraguan dari Mabes Polri terkait keterlibatan mereka. Dalam pernyataan resminya, Kabid Penum Mabes Polri, Kombes Boy Rafly Amar, menyatakan aksi 177 WNA asal Taiwan dan China itu mengincar korban di luar negeri dan bukan di dalam negeri seperti aksi ‘mama minta pulsa’. “Sejauh ini belum ada WNI yang dijadikan sasaran penipuan, tapi bila ada WNI yang merasa jadi korban harap segera melaporkan dan kami segera tindaklanjuti,” ujarnya.

Dikutip dari detik.com berdasar hasil pelacakan kepolisian China dan Taiwan, modus operandi mereka adalah mengirimkan surat elektronik ke calon korban untuk menawarkan saham sebuah perusahaan. Surat-surat elektronik penawaran saham perusahaan fiktif tersebut berada di Jakarta. Para korban di China dan Taiwan lantas melaporkannya ke kepolisian di sana yang kemudian bekerjasama dengan Mabes Polri.

sms

Penipuan berkedok lainnya yang sedang ramai saat ini adalah sms hoax dari BCA. Modus yang dilakukan si penipu dengan mengirim pesan singkat atau SMS mengatasnamakan BCA, yang memerlukan data ulang para nasabah. “Untuk keperluan pendataan ulang data Bapak/Ibu di bank BCA kami, mohon kirimkan nama lengkap tidak disingkat dan nomer kartu ATM Bapak/Ibu ke email [email protected] atau hubungi HALO BCA di 021-500 888,” demikian bunyi SMS tersebut kepada si nasabah dikutip dari okezone.

Pada HP si nasabah terbaca nama “BCA” dan bukan nomor HP, otomatis langsung mengirimkan data via email sesuai permintaan, karena percaya apabila SMS tersebut benar-benar dari BCA apalagi emailnya menggunakan domain bca.co.id. Setelah mengirimkan data, sang nasabah ini kebetulan memerlukan uang dan pergi ke ATM terdekat. Namun ternyata, uangnya di tabungan berkurang Rp3 juta. Benar saja ternyata uang tersebut diambil dengan fasilitas klik BCA oleh si penipu.

Jadi inget pesan bang napi, “kejahatan muncul bukan hanya karena niat pelakunya tapi karena adanya kesempatan” jadi waspadalah waspadalah waspadalah!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.