Sejarah BlackBerry

0
226

Mungkin mayoritas dari kita memiliki BlackBerry sebagai ponsel favorit. Beberapa dari para pengguna handset Indonesia bahkan memiliki lebih dari satu handset, dan sebagian besar handset kedua mereka adalah BlackBerry. Tidak dapat dipungkiri, penjualan BlackBerry di Indonesia laris manis. Trend BlackBerry telah merambah seluruh lapisan masyarakat, dari para pebisnis muda hingga siswa sekolah dasar banyak terlihat menggunakan handset besutan RIM ini.

Namun apakah para pengguna BlackBerry mengetahui sejarah handsetnya sendiri? Artikel ini akan membantu anda mengenali apa itu BlackBerry, sejarah nama BlackBerry, dan latar belakang bagaimana BlackBerry dapat menjadi suatu fenomena.

BlackBerry lahir pada tahun 1997 dari sebuah perusahaan Kanada bernama RIM (Research In Motion), yang didirikan oleh Mike Lazaridis, seorang imigran Yunani yang lahir di Turki. BlackBerry menggemparkan dunia karena mampu menyampaikan informasi melalui jaringan nirkabel dari layanan perusahaan handset. Teknologi inilah yang menjadi alasan mengapa BlackBerry begitu populer.

Sebelum dinamakan BlackBerry, handset ini dinamakan LeapFrog, lalu berubah menjadi Pocket-Link. Dirasa kurang komersial, RIM menunjuk Lexicon Branding, yang terkenal karena menyumbangkan ide nama Pentium untuk Intel dan PowerBook untuk Apple. Awalnya, Strawberry diajukan karena tombolnya yang unik mirip biji kecil strawberry, namun kata ‘straw’ dianggap terlalu lambat untuk diucapkan. Akhirnya nama BlackBerry disetujui karena RIM menganggap kata ‘black’ lebih simpel untuk diucapkan, dan black sendiri dapat mewakili karakter handset ini yang sederhana dan mudah digunakan.

Awalnya, BlackBerry hanya difungsikan sebagai pager dua arah. Setelah penyempurnaan yang terus berlanjut, pada tahun 2002 berbagai fungsi tambahan seperti push email, SMS, interset, internet fax, dan komunikasi suara, mulai disertakan.

Pembuat BlackBerry sendiri mendefinisikan handsetnya sebagai perangkat tanpa kabel yang memiliki layanan telepon seluler, SMS, faksimili internet, merangkap layanan push e-mail dan messenger. Apa itu push e-mail? teknologi push adalah sebuah teknologi yang dapat mendownload e-mail, news, dan berbagai hal lain, secara otomatis. Jadi apabila sebuah email dikirim, BlackBerry dapat mendownload e-mail tersebut dari akun, dan menampilkannya pada handset. Pada artikel berita, teknologi push berkaitan erat dengan teknologi RSS (Really Simple Syndication) Feed. RSS Feed biasanya digunakan oleh para pengguna PC. Setiap situs yang memiliki RSS Feed dapat di-subscribe, dan para subscriber-nya akan diberi tahu apabila ada artikel baru dari situs tersebut. Teknologi push dan RSS Feed inilah yang diterapkan oleh BlackBerry. Saat ini teknologi push telah dikembangkan oleh berbagai developer handset, namun BlackBerry adalah pionirnya.

Handset ini baru masuk Indonesia terhitung sejak 2004, diperkenalkan oleh operator Indosat dan Starhub sebagai rekan kerja RIM. Starhub menjadi bagian dari RIM untuk instalasi BlackBerry melalui operator Indosat. Awalnya, BlackBerry tidak banyak menarik perhatian karena konsepnya yang tergolong baru tidak banyak dikenal oleh masyarakat. Belum lagi bentuknya kurang modis, dan harga beli plus biaya berlangganannya pun sulit dijangkau (sekitar Rp 600.000 per bulan). Namun meskipun terhalang oleh berbagai kendala, pada tahun 2008 RIM mengumumkan bahwa sejak didirikan tahun 1997, BlackBerry telah digunakan oleh 21 juta orang.

 

Sumber:
Panduan Praktis Memilih & Membeli BlackBerry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.